Memahami Arbitrase Statistik: Jalan Menuju Trading yang Menguntungkan Juni 21, 2023 – Posted in: Arbitrage Software, cryptoarbitrage software – Tags: , , , ,

Arbitrase statistik (Statistical Arbitrage), yang sering disebut sebagai “Stat Arb”, adalah strategi trading kuantitatif yang sangat populer dan широко digunakan oleh hedge fund serta perusahaan proprietary trading. Konsep dasarnya adalah memanfaatkan ketidakefisienan harga antara instrumen keuangan yang saling terkait. Trader yang menggunakan stat arb mengandalkan model matematika yang kompleks untuk mengidentifikasi peluang trading, sehingga strategi ini menjadi bagian penting dari trading algoritmik.

Asal-usul Arbitrase Statistik

Arbitrase statistik berakar pada tahun 1980-an ketika dikembangkan oleh analis kuantitatif Wall Street yang dikenal sebagai “quants”. Awalnya, strategi ini diterapkan di pasar saham, di mana pasangan saham dipilih berdasarkan cointegration—sebuah properti statistik yang menunjukkan bahwa selisih harga antara dua saham cenderung kembali ke nilai rata-ratanya dalam jangka panjang. Seiring waktu, stat arb berkembang dan diadaptasi ke berbagai pasar lain, termasuk forex dan kripto.

Prinsip Utama

Arbitrase statistik didasarkan pada prinsip mean reversion (kembali ke rata-rata) dan hukum bilangan besar. Premis utamanya adalah bahwa harga relatif dari instrumen keuangan yang secara historis berkorelasi akan kembali ke nilai rata-ratanya seiring waktu. Inilah dasar terjadinya arbitrase statistik—memanfaatkan penyimpangan harga dari norma historis.

Sebagai contoh, bayangkan dua saham yang secara historis bergerak searah. Jika harga keduanya menyimpang—satu naik dan yang lain turun—seorang trader arbitrase statistik akan menjual saham yang berkinerja lebih baik (short sell) dan membeli saham yang berkinerja lebih buruk, dengan harapan bahwa “spread” di antara keduanya akan kembali menyempit.

Apa itu Spread

Dalam arbitrase statistik, istilah “spread” biasanya mengacu pada perbedaan harga atau selisih antara dua instrumen keuangan yang saling terkait. Instrumen tersebut bisa berupa dua saham, kontrak futures, pasangan mata uang forex, atau bahkan aset kripto.

Contoh yang umum adalah pair trading, di mana spread antara dua saham yang secara historis terintegrasi dipantau. Ketika spread menyimpang jauh dari rata-rata historisnya, hal ini menandakan adanya peluang trading.

Jika spread melebar terlalu jauh, ini menunjukkan bahwa satu aset dinilai terlalu tinggi sementara yang lain terlalu rendah. Dalam kondisi ini, trader akan menjual aset yang overvalued dan membeli aset yang undervalued. Sebaliknya, jika spread menyempit secara berlebihan, posisi akan diambil dengan arah yang berlawanan.

Dalam arbitrase statistik, spread diasumsikan bersifat mean-reverting, artinya berfluktuasi di sekitar nilai rata-rata jangka panjang. Ketika spread menyimpang secara signifikan dari rata-rata tersebut, trader mengharapkan spread kembali ke nilai tersebut dan memperoleh keuntungan dari pergerakan itu.

SharpTrader – Indikator Spread Arbitrase Statistik

Gbr. 1 – Indikator Spread SharpTrader™

Dalam perangkat lunak Arbitrase SharpTrader™, indikator spread digunakan untuk memvisualisasikan korelasi antara dua aset. Perhitungannya melibatkan komponen berikut:

  1. Spread: Selisih numerik antara nilai dua aset.
  2. SpreadMA: Rata-rata bergerak (moving average) dari spread selama periode tertentu (pi_SpreadMA_Period).
  3. STD (Standar Deviasi): Standar deviasi klasik dari spread relatif terhadap SpreadMA.

Pembukaan transaksi dilakukan sesuai dengan prinsip teori arbitrase statistik.

Sedikit teori tentang perhitungan korelasi

Rumus korelasi arbitrase statistik

Arbitrase Statistik – Matriks Korelasi

Matriks korelasi adalah tabel yang menunjukkan koefisien korelasi antara banyak variabel. Nilai korelasi berada dalam rentang -1 hingga 1.

Jika dua variabel memiliki korelasi 1, keduanya bergerak ke arah yang sama (korelasi positif sempurna). Korelasi -1 menunjukkan pergerakan berlawanan arah (korelasi negatif sempurna), sedangkan korelasi 0 berarti tidak ada hubungan.

Contoh tabel korelasi

Gbr. 2 – Contoh matriks korelasi

Matriks ini banyak digunakan di bidang keuangan untuk menganalisis hubungan antar aset, membantu diversifikasi portofolio, dan mendukung manajemen risiko.

Implementasi Strategi Arbitrase Statistik

Implementasi arbitrase statistik merupakan tugas yang kompleks dan membutuhkan alat statistik canggih, sistem komputasi berkecepatan tinggi, serta algoritma tingkat lanjut. Pendekatannya meliputi:

  • Pemilihan pasangan: Mengidentifikasi pasangan aset yang secara historis berkorelasi menggunakan metode statistik seperti uji cointegration.
  • Penentuan ambang batas: Menetapkan batas atas dan bawah untuk penyimpangan harga.
  • Eksekusi transaksi: Membeli aset yang berkinerja lebih rendah dan menjual aset yang berkinerja lebih tinggi (short).
  • Penutupan transaksi: Menutup posisi ketika harga kedua aset kembali konvergen.

SharpTrader – Instrumen arbitrase statistik

Gbr. 3 – Jendela “Instrumen & Order” strategi arbitrase statistik SharpTrader™

SharpTrader – Grafik arbitrase statistik

Gbr. 4 – Grafik dan kuotasi arbitrase statistik SharpTrader™

Risiko dan Keterbatasan

Seperti strategi trading lainnya, arbitrase statistik tidak lepas dari risiko. Salah satu risiko terbesar adalah “risiko model”, yaitu kemungkinan model matematika didasarkan pada asumsi yang tidak valid. Selain itu, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kecepatan eksekusi, karena inefisiensi harga dapat menghilang dalam hitungan milidetik.

Masa Depan Arbitrase Statistik

Seiring pasar keuangan menjadi semakin efisien dan otomatis, masa depan arbitrase statistik terletak pada pengembangan algoritma yang lebih canggih, pemanfaatan machine learning, dan kecerdasan buatan (AI). Dengan terus berkembangnya teknologi, arbitrase statistik juga akan terus berevolusi.

Kesimpulannya, arbitrase statistik menawarkan pendekatan trading yang sangat maju secara teknologi dengan mengandalkan model matematika kompleks dan eksekusi berkecepatan tinggi. Meskipun terdapat tantangan dan risiko, strategi ini tetap menarik karena potensinya untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten dengan tingkat risiko yang relatif rendah.

Pelajari lebih lanjut tentang SharpTrader™ Arbitrage Software